Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Investasi Dalam Pengetahuan Memberi Bunga Terbaik


(Benjamin Franklin Bergabung dengan Revolusi)
Sumber gambar: smithsonianmag.com

Bayangkan sebuah pohon yang tumbuh di tengah padang. Akarnya tidak terlihat, tertanam jauh di bawah tanah, menyerap air dari kedalaman yang tak kasat mata. Itulah "Investasi" sesuatu yang kita tanam hari ini tanpa melihat hasilnya sekarang. Kita menyiramnya dengan waktu, pengorbanan, dan rasa ingin tahu. Banyak yang melewati pohon itu dan bertanya, apa gunanya? batangnya masih kecil, kurus dan terlihat lemah. Namun akar tidak berdusta. Ia terus bertumbuh, bekerja dalam diam.
 
Ketika seseorang menaruh uang di deposito bank, ia mendapat bunga, pertumbuhan kecil yang datang dari modal yang dipercayakan. Tapi bunga uang bisa lenyap oleh inflasi, krisis, atau waktu. Bunga pengetahuan tidak mengenal inflasi. Ia tumbuh justru ketika dunia berguncang, saat yang lain kehilangan pegangan, orang yang punya pengetahuan tahu harus melangkah kemana. Maka ada istilah "Tapi dengan adanya krisis, selalu ada peluang". Inilah yang membuat peryataan itu begitu dalam: pengetahuan adalah satu-satunya modal yang nilainya bertambah saat digunakan, bukan berkurang. 

Semakin sering kamu berpikir, semakin tajam pikiranmu. Semakin banyak kamu belajar, semakin mudah kamu menyerap hal baru. Pengetahuan hasil dari kerja keras tidak bisa direbut orang lain. Ia ada di dalam dirimu, di cara kamu memandang masalah, di cara kamu membaca situasi, di keberanianmu menghadapi ketidakpastian. 

Menanam pengetahuan bukan soal menjadi pintar. Ini soal menjadi lebih utuh, lebih kokoh, sebagai manusia yang terus tumbuh, bahkan ketika tanah di sekitarnya kering.

Post a Comment for "Investasi Dalam Pengetahuan Memberi Bunga Terbaik"